Maha Suci Allah yang tlah memperjalankan hamba-Nya

سبحن الذي اسرى بعبده ليلا من المسجد الأقصا الذى باركنا حوله لنريه من ءاياتنا انه هو السميع البصير

Ayat ini diawali dengan kata “Subhana”. Subhana itu artinya Maha suci Allah. Mensucikan Allah itu berarti menghindarkan dari benak kita dan dari kegiatan kita segala sesuatu menyangkut Tuhan. Contoh, bisa terlintas dalam benak bahwa Tuhan tidak adil, singkirkan itu, bisa terlintas dalam benak bahwa Tuhan tidak sempurna, singkarkan itu. Bahkan singkirkan dari benak kita segala yang sempurna menurut dugaan kita tentang Tuhan walaupun sempurna jauhkan dari benak kita karena Tuhan lebih sempurna dari apa yang ada di benak kita.

Jadi singkirkan dari Tuhan segala sifat, bukan hanya hanya sifat kekurangan, juga segala kesempurnaan-Nya. Itu sebabnya, setiap memuji Tuhan hendaknya disertai dengan mensucikannya. Ketika kita ruku, kita membaca “Subhana rabbiyal ‘adhim wabihamdih, dan ketika sujud kita membaca “Subhana rabbiyal a’la wabihamdih”. Kedua bacaan itu bermakna Maha Suci Allah disertai memujinya. Itu dalam ucapan, dalam praktek juga harus begitu.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 65 other followers

%d bloggers like this: