Merdeka untuk membangun

Hari ini genap 63 tahun Indonesia Merdeka. Dirgahayu Republik Indonesia.

Atas berkat rahmat Allah SWT Indonesia Merdeka. Maka selayaknyalah kita bangsa Indonesia bersyukur atas kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

Sesuai dengan tugas kita sebagai manusia yang ditakdirkan menjadi khalifah di muka bumi ini, tanda syukur atas kemerdekaan yang telah kita raih, yakni mengisi kemerdekaan ini dengan kesalehan yang nyata. Perjuangan dan pengorbanan para pendahulu untuk mewujudkan kemerdekaan RI ini kita lanjutkan dengan perjuangan dan pengorbanan untuk menempatkan Indonesia sebagai negara dengan bangsa yang berbudi luhur dan tanah air yang subur makmur.

Mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan adalah bukti perjuangan dan pengorbanan kita. Semua menjadi kawan dan tidak ada yang menjadi lawan ketika kita telah bertekad membangun Indonesia. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.

Para pemimpin negara atau pemerintahan dari tingkat RT sampai pemerintah pusat adalah mereka yang telah dipercaya memimpin negara atau pemerintahan. Tentunya perlu dipertanyakan kredibilitasnya jika masih terikat oleh golongannya sendiri, terlebih oleh dirinya sendiri.

Para pembantu pimpinan negara atau pemerintah adalah mereka yang harus tunduk pada pimpinannya dan menjadi partner kerja yang senantiasa sharing untuk meluruskan kebijakan2 pimpinan.

Warga negara Indonesia adalah pelaku pembangunan, sehingga kurang patut jika hanya menuntut, walaupun bisa saja tidak nurut kalau pemimpinnya hanya kentut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: