seabad kebangkitan nasional

Kita mengenal tanggal 20 Mei 1908 sbg hari kebangkitan Nasional. Berarti, 20 Mei 2008 akan tepat seabad atau 100 tahun kebangkitan Nasional Indonesia. Pertanyaannya sekarang, sudah berapa kali Indonesia mengalami kebangkitan Nasional pada jangka waktu seabad ini?

Kata pak Habibi di MetroTV malam ini, bangsa Indonesia akan bangkit dengan empat hal: merdeka, bebas, bertanggung jawab, dan berbudaya. Ini berarti bangsa Indonesia sekarang ini tidak bangkit seperti 100 tahun yang lalu. Kayak-kayaknya memang tidak bangkit, malah mengalami kemunduran. Ketika pak wapres membantah ucapan pak Habibi yang menyatakan pengangguran tidak meningkat, justru pak Habibi balik membantah; dengan bahasa yang berbudi luhur ia mengatakan, “secara relatif pengangguran menurun, tetapi secara absolut meningkat”. Jadi, memang perlu dikaji ulang kemerdekaan, kebebasan, kebertanggungjawaban, dan keberbudayaan bangsa kita.

Kwiek Kian Gie yang saat itu juga hadir mengatakan ada delapan pilar kebangkitan Nasional, yaitu: kemandirian, peradaban, penguasaan iptek, persatuan dan kesatuan, pertahanan dan keamanan, tempat kedudukan di mata negara asing, kemakmuran berkeadilan, dan keuangan negara.

Maka, untuk menggairahkan kembali kita sebagai bangsa yang telah dinyatakan bangkit sejak 1908, tentunya yang pertama kali adalah introspeksi diri. Masihkah kita terbelenggu oleh perasaan ingin menang sendiri, melupakan ada orang lain di sekeliling kita. Kita merdeka, kita bebas, sudahkah kita memberi kemerdekaan dan kebebasan pada orang lain yang se-RT, se-RW? Kemerdekaan dan kebebasan yang kita miliki harus diiringi dengan bertanggung jawab terhadap Tuhan serta lebih mengutamakan budaya bangsa yang luhur. Dengan begitu delapan pilar di atas, insya Allah bisa kita raih.

Jangan sia-siakan perjuangan para pendahulu kita dengan merendahkan martabat bangsa. Kita globalisasi dunia ini dengan tetap menonjolkan ciri ke-Indonesia-an. Kita maju karena memang kita sejajar, kalau tidak lebih maju dari bangsa lain.

Sesuatu yang kita hadapi merupakan kenyataan hidup yang harus kita hadapi dengan tekad suci. Dan mulailah dari sekarang hidup dan kehidupan kita jalani dengan selangkah demi selangkahnya berarti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: