Makna kejujuran dalam kisah pemindahan kiblat

Belum lama kita memasuki tahun baru Hijriyah, beberapa hari lagi bahkan kita akan memasuki tahun baru Masehi. Dan, di bulan hijriyah kita sudah memasuki hari ke-25 bulan kedua, yakni shafar 1435H, yang berarti seminggu lagi akan memasuki bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Nabi besar Muhammad SAW.

Terkait dengan hijrah Nabi yang merupakan ruhnya bulan hijriyah, juga terkait dengan pergantian tahun baik tahun baru hijriyah maupun tahun baru masehi, dan dengan akan masuknya kita ke bulan Rabiul Awal, seyogyanya kita meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Sebab hanya dengan bekal takwa kita akan selamat di dunya maupun di akhirat kelak.

Pada kesempatan ini pula, dipandang perlu untuk mengulas sedikit ayat AlQuran surat Al-Baqarah (S. 2 : 144). Read more of this post

Kopi rebus lebih nikmat

kopi rebusMenarik status page MAs Ma’arif:

“Yuk, bikin kopi rebus tuk nemani berdzikir di malam Jumat.
Moga panjang umur dan selalu dekat dengan Yang Kuasa.”

Jadi teringat Negeri Seribu Warung Kopi, yakni Banda Aceh, karena banyak tersebar kedai kopi, sehingga kadang ada gurauan orang yang menyebut kopi enak adalah kopi Aceh. Apa rahasianya? Hanya pemilik kedai yang tahu dan Allah SWT yang lebih tahu.

Yang pasti, kedai kopi di Aceh dan beberapa kota lain menyajikan kopi dengan cara direbus. Caranya, masak air sampai mendidih, masukkan bubuk kopi, aduk rata bagian atasnya saja supaya tercampur rata  dan biarkan selama 1 menit, boleh kurang jangan sampai lebih, karena kalau waktunya terlalu lama kopi akan terasa gosong. Setelah mendidih baru dituangkan ke dalam gelas disaring dengan kain, dan dicampur gula atau susu. Hmm… harum dan nikmat.

Bagi para penikmat kopi hitam atau kopi kental , perlu mencoba kopi rebus. Ada rasa yang berbeda dibandingkan kopi yang diperoleh dengan cara diseduh air panas. Aroma khas kopinya pun lebih terasa jika kita merebusnya.

Sebuah fakta menarik, Read more of this post

Leunca, Bisa Jinakkan Kanker

leuncaTumbuhan yang bernama asli rampai atau ranti (Sumatera) dan leunca manuk (Jawa) ini dikonsumsi orang, dari daun, bunga, hingga buahnya. Tanaman semusim ini berbatang tegak dan banyak bercabang dengan tinggi 30-175 cm. Buahnya berupa buah buni, bulat-bulat dan berisi banyak biji dengan penampang sekitar 0,8-1 cm. Di Cina dikenal dengan nama longkui.

Di balik enaknya buah leunca, tersimpan khasiat yang luar biasa. Hasil penelitian di Guangdong Provinci Cancer Research Center, Cina, tanaman yang dapat tumbuh 3.000 m di atas permukaan laut dan bentuk daun bulat telur dan ujung daun meruncing ini, mengandung senyawa solasonine, solasodine, solamargine, dan solanine. Senyawa itu penghambat pertumbuhan sel kanker yang tak terkendali.

Solasodine mempunyai efek menghilangkan sakit (analgetik), penurunan panas, antiradang, dan antishok. Solamargine dan solasonine mempunyai efek antibakteri, sedangkan solanine sebagai antimitosis. Senyawa-senyawa itu bisa mengatasi gangguan kanker, yakni kanker payudara, leher rahim, lambung dan saluran pernapasan.

Ekstrak daun tanaman ini, menurut Dr. Setiawan Dalimartha, Sekertaris Umum Himpunan Pengobatan Tradisional dan Akupuntur Indonesia (hiptri), mampu menekan ascitic sarcoma, menstimulasi pembentukan sel darah, dan bersifat kuat sebagai anticholine esterase. Kandungan kimia lainnya adalah glikoalkaloid, solanidine, diosgenin, tigogenin, juga sedikit atropine, saponin, dan minyak lemak.

Nilai gizi daun muda leunca adalah kalori (45 kal), protein (4,7 gr), lemak (0,5 gr), karbohidrat (8,1), kalsium (210 mg), fosfor (80 mg), besi (6,1 mg), vitamin A (1.900 SI), vitamin B1 (0,14 mg), vitamin C (40 mg).

Dr. Budi Sugiarto, dari Rumah Sakit Omni Medika Center, Jakarta, menyatakan bahwa tanaman yang buahnya renyah, sedikit pahit, dan agak langu ini sudah lama dimanfaatkan masyarakat Cina sebagai antibiotik, antiradang, diuretik (peluruh air kemih), menghilangkan bengkak, melancarkan darah, peluruh dahak, antipruritus (menghilangkan gatal), pereda batuk, dan penurun demam.

Penelitian yang dilakukan di RS Guangdong Yizhou, Cina, leunca via infus diujikan terhadap 10 penderita kanker leher rahim melalui injeksi 3 ampul masing-masing 10 ml, 2 kali sehari. Hasilnya, 70 persen pasien sembuh dengan bukti pemeriksaan ulang melalui foto scanning. Sisanya membutuhkan obat-obatan lain. Read more of this post

Dalil Puasa Sunnah 9 Dzulhijjah

Dalam bulan Dzulhijjah ada puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh syara’ karena banyak hadits yang menyebutkan keutamaannya, yaitu puasa Arafah. Puasa yang dilaksanakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji, karena sebagian ulama’ berpendapat bahwa puasa arafah hukumnya makruh bagi orang yang sedang melaksanakan ibadah haji, dengan alasan bahwa dalam keadaan kondisi lemah seseorang bisa malas berdo’a, padahal dihari tersebut adalah waktu yang mustajab bagi yang memohon kepada Allah, maka janganlah disia-siakan bagi jama’ah yang melaksanakan ibadah haji.

Dalam Kitab Al-Muhaddzb Imam As-syairazi terdapat keterangan mengenai hal ini,

ولأن الدعاء في هذا اليوم يعظم ثوابه والصوم يضعفه فكان الإفطار أفضل ويستحب

Karena berdoa dihari arafah adalah waktu yang mustajabah, sedangkan puasa bisa membuat kondisi fisik lemah dan lemas, maka lebih utama bagi jama’ah haji di Arafah tidak berpuasa. 

Sedangkan untuk keutamaan puasa di hari arafah bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji sangat besar, selain pahala ittiba’us sunnah (Mengikuti sunah Rasulullah) ada keutamaan lain yang begitu istimewa, yaitu bisa melebur dosa-dosa yang telah lalu selama setahun penuh, dan setahun yang akan datang, sebagaimana keterangan hadits riwayat Abi Qatadah berikut ini,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ كَفَّارَةُ السَّنَةِ وَالسَّنَةِ التِّي تليها

Puasa dihari Arafah bisa melebur dosa-dosa yang telah lalu selama setahun penuh dan setahun yang akan datang

Imam Al-Mawardi dalam kitabnya Al-Hawi Al-Kabir memberi penjelasan tentang yang dimaksud dengan terleburnya dosa-dosa tahun lalu dan tahun yang akan datang, karena hal ini ada dua kemungkinan, pertama seseorang yang menjalankan puasa hari arafah akan mendapatkan keutamaan terlebur dosanya yang lalu selama setahun penuh dan dosa setahun yang akan datang. Kedua adalah, Allah menjaga orang tersebut dari perbuatan buruk pada kedua tahun tersebut.

أَحَدُهُمَا: إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَغْفِرُ لَهُ ذُنُوبَ سَنَتَيْنِ. وَالثَّانِي: إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَعْصِمُهُ فِي هَاتَيْنِ السَّنَتَيْنِ فَلَا يَعْصِي فِيهِمَا

Pertama, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang lalu selama setahun dan pada tahun berikutnya. Kedua, Allah akan menjaganya dari perbuatan buruk pada kedua tahun tersebut.

( Sumber: Fuad H. Basya, http://www.nu.or.id/ )

Doa peringatan hut RI 2013

logo_hutri68Secara lahiriyan, kemerdekaan Indonesia diproklamirkan oleh The Founding Father. Mereka berjuang dengan semangat nasionalisme yang kuat. Apapun mereka korbankan demi kemerdekaan Indonesia, bahkan nyawa sekalipun mereka korbankan demi Indonesia.

Namun demikian, bukan hanya karena iman, tetapi melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang berperang dengan peralatan seadanya. Suatu hal yang sulit dipercaya. Namun demikian, tanpa diduga Jepang yang saat itu menjajah Indonesia runtuh akibat kehancuran Hiroshima dan Nagasaki, sehingga moment tersebut dimanfaatkan untuk memproklamasikan Indonesia. Jelas ini merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa, Allah SWT yang telah membuat skenario kemerdekaan Indonesia tercinta.

Para pendiri bangsa saat itu pun mengakui bahwa kemerdekaan Indonesia secara hakikat adalah karena berkat rahmat Allah. Hal ini bahkan diundangkan dalam preambul UUD 1945 alinia kedua “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan dengan didorong oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Oleh karena itu, selayaknya kemerdekaan ini kita syukuri sebesar pemahaman kita terhadap nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Rasa syukur yang utama tentunya adalah dengan sebanyak-banyaknya kita berdzikir kepada Allah SWT dan senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada-Nya.

Terlebih lagi, saat ini kita baru saja selesai melaksanakan ibadah shaum. Dalam rangkaian ayat shaum, salah satunya diakhiri dengan kalimat “walitukmilul ‘iddata walitukabbirullaha ‘ala ma hadakum wa la’allakum tasykurun”, hendaklah kamu menyempurnakan bilangan puasamu (sehingga full sebulan penuh), kemudian berjalanlah dari takbir (selalu mengagungkan Allah pada setiap saat) menuju tasyakur (berterima kasih atas segala nikmat-Nya dengan senantiasa berbagi kenikmatan itu dengan orang lain dan menerima segala keputusan-Nya dengan ikhlas dan tawakal).

Untuk itu pula, dalam kondisi apapun, berkeinginan ataupun tidak, hendaknya jangan berhenti kita hanya berdoa kepada Allah SWT, termasuk ketika kita diingatkan kembali dengan hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus tahun ini.

Berikut doa yang mungkin berguna berkaitan dengan peringatan HUT RI ke-68:

doa hut RI

%d bloggers like this: